Halaman

    Social Items

Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

Sahabat , tentu kita ingin mati masih membawa hutang kan? Namun tidak jarang dalam keseharian kita bersosialisasi ada saja orang yang berhutang, nah kita akan membahas tentang bahayanya. Dalam salah satu hadits, Rasulullah bersabda 
 ““Barangsiapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya dan dia terbebas dari tiga hal: [1] sombong, [2] ghulul (khianat), dan [3] hutang, maka dia akan masuk surga”. (HR. Ibnu Majah no. 2412. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)”.
Maka kita dapat simpulkan bahwa salah satu penghalang kita masuk kedalam surga Allah adalah hutang.
Di dalam fiqih Islam, hutang piutang atau pinjam meminjam telah dikenal dengan istilah Al-Qardh. Makna Al-Qardh secara etimologi (bahasa) ialah Al-Qath’u yang berarti memotong. Harta yang diserahkan kepada orang yang berhutang disebut Al-Qardh, karena merupakan potongan dari harta orang yang memberikan hutang. Secara hukum, hutang-piutang diperbolehkan dalam Islam, namun akan menjadi hal lain jika yang berhutang tidak memiliki niatan untuk melunasi hutangnya. Ibnu Umar mengingatkan kita dengan hadits Rasulullah yang berbunyi “Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih). Ibnu Majah juga membawakan hadits ini pada Bab “Peringatan keras mengenai hutang.”

Dalam riwayat lain, kita bisa ambil pelajaran dimana Rasulullah enggan menyolati orang yang masih berhutang sampai ada orang lain yang menanggung hutangnya. “Dari Salamah bin Al Akwa’ radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:
Kami duduk di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu didatangkanlah satu jenazah. Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?”. Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak.” Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menyolati jenazah tersebut.
Kemudian didatangkanlah jenazah lainnya. Lalu para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah shalatkanlah dia!” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Iya.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?” Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Ada, sebanyak 3 dinar.” Lalu beliau mensholati jenazah tersebut.
Kemudian didatangkan lagi jenazah ketiga, lalu para sahabat berkata, “Shalatkanlah dia!” Beliau bertanya, “Apakah dia meningalkan sesuatu?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka menjawab, “Ada tiga dinar.” Beliau berkata, “Shalatkanlah sahabat kalian ini.” Lantas Abu Qotadah berkata, “Wahai Rasulullah, shalatkanlah dia. Biar aku saja yang menanggung hutangnya.” Kemudian beliau pun menyolatinya.” (HR. Bukhari no. 2289).
ika saat ini kita dalam posisi berhutang, maka ada doa yang diajarkan baginda Rasulullah yakni :
 كَانَ يَدْعُو فِى الصَّلاَةِ وَيَقُولُ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ » . فَقَالَ لَهُ قَائِلٌ مَا أَكْثَرَ مَا تَسْتَعِيذُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنَ الْمَغْرَمِ قَالَ « إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ » .
 Nabi Saw biasa berdo’a di akhir shalat (sebelum salam): “Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan banyak utang.” Lalu ada yang berkata kepada beliau Saw, “Kenapa engkau sering meminta perlindungan adalah dalam masalah hutang?” Lalu Rasulullah Saw bersabda, “Jika orang yang berhutang berkata, dia akan sering berdusta. Jika dia berjanji, dia akan mengingkari.”

Semoga Allah memudahkan urusan kita di dunia dalam melunasi hutang-hutang kita, aamiin.

Sahuri Nur

Diambil dari berbagai sumber
https://www.ummi-online.com

www.thefinanceteam.co.za

Inilah Bahayanya Saat Mati Masih Meninggalkan Hutang !!


Pernikahan menjadi salah satu momen terbaik yang didambakan banyak orang dan dipersiapkan dengan sangat matang. Begitupun dengan tata rias pengantin. Hal tersebut menjadi salah satu yang utama. Kita sebagai pengantin muslimah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam tata rias pengantin.


   1 Penata Rias Haruslah Sejenis

Perempuan pasti sudah tahu bahwa dalam islam perempuan dan laki-laki yang bukan muhrim harus selalu menjaga jarak? Peraturan ini tetap berlaku saat menata rias. Jadi, pastikan penata rias wajah Sahabat adalah perempuan ya. Hindari menggunakan penata rias pria maupun waria untuk merias meski hasil riasan mereka mumpuni. Ingat, syar’I tetap yang terbaik. Sebaliknya, untuk menata rias calon suami, pilihlah penata rias pria.

   2 Menghindari Prosedur yang Dilarang

Perempuan pasti ingat dalam Islam ada peraturan yang mengharamkan kita mengubah ciptaan-Nya? Nah, jangan sampai lupa untuk tetap istiqomah menjalankan peraturan ini. Hindari prosedur-prosedur rias yang bersifat mengubah ciptaan-Nya seperti mencukur alis, menyambung rambut, dan mengikir gigi. Tampil cantik nggak harus dengan melanggar syariat ‘kan?


   3 Menggunakan Produk Kosmetik Halal

Agama Islam mengajarkan kita untuk menghindari hal-hal yang membawa mudarat bagi diri dan sesama, termasuk untuk hal tata rias. Untuk itu, pastikan kosmetik yang dipakai untuk merias berlabel halal sehingga tak akan membawa keburukan untuk kulit kita. Jangan lupa untuk tidak berlebihan dalam riasan ya. Sesuatu yang berlebihan pasti akan berdampak tidak baik.

Itu dia tiga hal yang perlu diperhatikan untuk tata rias pengantin muslimah. Semoga di momen sakral ini kita tetap Syar’I yaa

Perempuan Harus Tahu , Rias Pengantin Syari, Ini yang Perlu Diperhatikan


Suwarakalbu -Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya memiliki tumbuh kembang yang baik. Di masa balita, sel otak berkembang dengan sangat pesat. Anak balita memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menyerap kepandaian dan informasi baru. Berikut sejumlah cara yang bisa mendorong serta melatih balita agar memiliki otak cerdas:

1. Sarapan Pagi

Jangan pernah lewatkan yang satu ini saat anak akan berangkat ke sekolah.Sejak tahun 1970, sudah banyak penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa seorang anak yang makan atau sarapan di pagi hari memiliki ingatan yang jauh lebih baik daripada mereka yang tidak sarapan pagi.

Selain itu, anak juga lebih mampu untuk berkonsentrasi pada pelajarannya dan juga membuat anak mampu belajar lebih cepat. Pastikan anak  sarapan di pagi hari, meskipun hanya dengan sepotong kue atau minum segelas susu, ini akan sangat membantu anak dalam belajarnya.

2. Memberikan asi

Sudah banyak penelitian yang secara ilmiah dapat membuktikan bahwa ASI banyak mengandung gizi yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan intelegensi atau kecerdasan otak bayi. Berikan ASI ekslusif pada anak sejak bayi.

3.Membacakan Cerita

Menurut seorang pakar pendidikan, Dr.Rosmarie Truglio, membaca dapat membuat anak mencintai buku, menambah perbendaharaan dan kemampuannya dalam kosa kata serta mengembangkan keterampilannya dalam berbahasa.

Tidak ada alasan terlalu dini untuk membacakan cerita bagi anak. Sekarang ini sudah banyak buku-buku yang baik dengan warna dan gambar menarik untuk dibacakan pada anak. Bacakan suatu cerita setiap hari. Baca dengan intonasi dan ekspresi seperti kita sedang bermain drama.

4.Ikut bermain

Ikut terlibat saat buah hati bermain dan mengajarkan cara bermain yang benar dapat mempercepat proses belajar pada anak. Potensi sosialnya semakin berkembang, dapat mengenali kemampuannya, bakatnya, minatnya juga kebutuhan emosionalnya. Demikian menurut Dr. Jean Ashton.


5.Menstimulasi kecerdasan dengan  tempelan gambar dan tulisan

Beli huruf abjad yang terbuat dari plastik dan simpan di kamar mandi. Setiap kali mandi, perkenalkan huruf baru dan lakukan berulang-ulang hingga anak hafal. Atau tempelkan di pintu kamar, di pintu kulkas dan tempat yang mudah terlihat oleh anak. Dengan cara itu, pelan-pelan anak akan mulai belajar adanya hubungan antara berbicara dan menulis di dalam bahasa.


6.Stimulasi kecerdasan dengan mainan edukasi


Pastikan anak memiliki mainan yang tidak asal-asalan. Berikan mereka mainan edukatif apalagi mainan pengasah otak anak seperti puzzle, games Sudoku, catur atau teka-teki silang khusus anak. Selain itu meminta anak menghafal hal-hal sederhana juga bisa mengasah otak anak, beri pujian dan hadiah saat ia berhasil.


7.Selalu lakukan pengulangan

Banyak orang tua merasa frustrasi jika anaknya berulang-ulang membaca satu halaman di buku yang sama atau menonton film/VCD yang itu-itu saja. Jangan sebal dan panik. Ini merupakan suatu bagian penting di mana anak mengenal proses informasi.

8. Pupuk Rasa Ingin Tahu

Agar anak punya minat dan punya ketertarikan pada ilmu pengetahuan, jelas orang tua harus selalu mengajarkan dan mendidik keterampilan yang baru. Ini dilakukan agar rasa ingin tahu anak selalu terjaga sehingga nanti akan ketahuan minatnya yang paling tinggi dibidang apa.

9.Mengajarkan kegiatan jasmani

Ingat, pendidikan jasmani berhubungan langsung dengan pendidikan akademis. Penelitian menunjukkan, perkembangan otak juga berhubungan erat dengan pendidikan jasmani, seperti merangkak sebelum usia 1 tahun. Jika orangtua dan si balita sering melakukan aneka kegiatan olahraga bersama, hal ini dapat membantu menambah perkembangan fisik serta otak anak. Ajaklah balita berlari-lari, berenang, dan lainnya.

10. Mengajak bicara

Ceritakan tentang apa saja padanya. Yang jelas, anak menjadi tahu, dia merupakan pusat perhatian kita. Hal ini akan mendukungnya di dalam perkembangan pengetahuan bahasa dan pemikirannya.

11. Menjaga Kesehatan

Para ilmuwan dari University of Illinois berhasil membuktikan adanya korelasi antara kesehatan dengan prestasi anak di sekolah. Ajari anak untuk berolahraga, menjaga kebersihan dan beri makanan yang sehat dan gizi yang terpenuhi.

12. Hindari Junk Food


Junk Food alias makanan cepat saji dengan kadar gula dan lemak yang tinggi tidak baik bagi intelegensi anak. Berikan anak makanan bergizi tinggi, terutama bagi bayi berusia 2 tahun. Anak harus mengkonsumsi sejumlah zat besi untuk membantu pertumbuhan otaknya. Beri anak asupan makanan bergizi dan tidak melupakan sayuran dan buah-buahan.

13. Penuhi Asupan Asam Lemak Omega-3 Untuk Anak

Asam lemak omega-3 sangat bermanfaat untuk otak dan dapat mengaktifkan area otak yang berpotensi mendorong peningkatan daya konsentrasi, memori dan juga aspek kognitif lainnya. Berikan suplemen seperti minyak ikan dan makanan-makanan lain yang mengandung asam lemak omega-3 dan juga DHA.

14. Batasi Menonton TV

Membiarkan anak banyak menonton TV merupakan cara mendidik anak yang salah. Banyak menonton TV membuat anak menjadi malas. Selain itu pengaruh acara TV yang negatif akan meresap pada anak. Beri anak jadwal nonton TV dalam sehari sekitar 2 jam saja, itu menurut para ahli psikologi anak.

15. Kehangatan Keluarga

Penelitian mampu menunjukkan bahwa kondisi emosional yang hangat dan juga stabil sangat penting dalam perkembangan fungsi kognitif dan keterampilan pada anak. Sebaliknya, anak-anak yang tinggal dan tumbuh bersama orang tua yang berkarakter keras memiliki resiko yang lebih besar pada masalah keterampilan anak.

16. Atasi Stres Pada Anak

Stres pada anak bisa mengganggu fungsi otaknya yang berharga. Sebuah penelitian terhadap anak-anak usia dalam 9 sampai 12 tahun di University of Malaga, Spanyol membuktikan bahwa anak yang merasa stres memiliki hasil ujian yang melibatkan kecepatan memori dan juga perhatian yang jauh lebih buruk daripada anak-anak yang tidak mengalami stres. Wajar jika anak cemas akan suatu hal, ajak anak untuk berkomunikasi dan bantu mereka untuk menyelesaikan masalahnya dengan bijak. Ajaklah anak kita mengerjakan sesuatu yang menyenangkan agar dapat terhindar dari stresnya.




 17. Berdo’a

Senantiasa berdoa dan memohon kepada Allah SWT, agar anak tumbuh menjadi sehat, cerdas dan shaleh. Ajarkan pula anak untuk berdoa sehingga dia akan memiliki kecerdasan intelektual dan spiritual.

18. Mengenal Alam

Beberapa waktu di luar rumah juga mampu meningkatkan fungsi otak anak, terutama sikap perhatian, daya konsentrasi serta kontrol impuls dan memori anak. Alam tampaknya mampu membuat segar otak anak dengan dan juga memberikan kesempatan bagi mental otot untuk beristirahat.
Biarkan anak-anak bermain di alam sedikitnya selama 20 menit dalam sehari. Anak bisa menghabiskan waktunya di alam sambil membaca buku di taman atau mungkin bersepeda di jalanan yang ditumbuhi banyak pepohonan atau mungkin juga bermain sepak bola dengan teman-temannya.



Demikianlah 18 cara mendidik anak agar pintar dan cerdas yang bisa orang tua terapkan untuk anak balita di rumah. Tentunya, anak yang cerdas dan berakhlak mulia merupakan harapan bagi orang tua.

Foto ilustrasi: google
Penulis:
Artis Hardiyati (Titis) ~ Menulis untuk menebar semangat kebaikan
Fb: artis hardiyati, Blog: myshalihah.blogspot.com
www.ummi-online.com

Para Orangtua perlu Lakukan 18 Hal Ini Agar Anak Cerdas. Beginilah Cara Merawat Anak dan Mendidiknya